SATGAS GERUTE SMA NEGERI 1 BIREUEN GELAR SOSIALISASI PENCEGAHAN PERUNDUNGAN DAN TINDAK KEKERASAN

Satuan Tugas Gerakan Sekolah Ramah Tanpa Perundungan (SATGAS GERUTE) SMA Negeri 1 Bireuen melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan Perundungan dan Tindak Kekerasan selama dua hari, mulai tanggal 7 hingga 8 November 2025, bertempat di Aula SMA Negeri 1 Bireuen. Sabtu, 8 November 2025

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran seluruh warga sekolah tentang pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan, baik secara fisik, verbal, maupun digital.
Kepala SMA Negeri 1 Bireuen, Zulfikri, S.Ag., M.M., melalui Ibu Irma Arriyani, S.Pd., selaku Pembina SATGAS GERUTE SMA Negeri 1 Bireuen, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah penting dalam memperkuat karakter peserta didik agar berani bersikap positif dan menolak segala bentuk perundungan di sekolah.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran siswa untuk saling menghargai, berempati, dan menjaga keharmonisan antar teman. Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua,” ujar Ibu Irma.
Kegiatan sosialisasi ini diisi dengan penyampaian materi oleh Aipda Muhammad Fuadi, M.S.M., yang memberikan pemahaman mendalam tentang bentuk-bentuk perundungan, dampak psikologis bagi korban, serta langkah-langkah pencegahan dan penanganan dini di lingkungan sekolah. Selain itu, juga dilakukan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif bersama tim SATGAS GERUTE serta guru bimbingan konseling (BK).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, serta beberapa dewan guru yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sosialisasi tersebut. Kehadiran mereka menjadi bentuk nyata komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.
Peserta kegiatan terdiri atas perwakilan setiap kelas, pengurus OSIS, dan guru pendamping. Kegiatan berlangsung dengan antusias dan penuh semangat, ditandai dengan aktifnya peserta dalam sesi diskusi dan komitmen untuk turut menjadi agen anti-perundungan di sekolah.

Sebagai penutup, seluruh peserta menandatangani Komitmen Bersama “Sekolah Bebas Perundungan” sebagai bentuk dukungan terhadap terwujudnya lingkungan sekolah yang aman, positif, dan menghargai perbedaan.
Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi SMA Negeri 1 Bireuen yang berperan aktif dan menunjukkan semangat tinggi dalam mendukung program sekolah bebas perundungan. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan seluruh warga SMA Negeri 1 Bireuen semakin memahami pentingnya membangun budaya positif serta bersama-sama mencegah segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan.

Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- SMA Negeri 1 Bireuen Peringati Hari Pahlawan 10 November 2025 Dengan Khidmat
- SMA Negeri 1 Bireuen Raih Dua Prestasi Gemilang di Ajang Kabupaten Bireuen
- GELORA SEMANGAT KELAS XII SMA NEGERI 1 BIREUEN SUKSES IKUTI TRYOUT TKA SERENTAK 2025
- Cut Altafunnisa, Siswi Kelas XI Merdeka G SMA Negeri 1 Bireuen Raih Juara 1 Duta Kamtibmas Kabupaten
- Nasywa Sampaikan Tausiah Singkat dalam Rutinitas Jumat Pagi di SMA Negeri 1 Bireuen
Kembali ke Atas






