• cover
  • BARU
  • BARU

Selamat Datang di Website SMA Negeri 1 Bireuen | Terima Kasih Kunjungannya.

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMA NEGERI 1 BIREUEN

NPSN : 10107083

Jl.Banda Aceh-Medan Geulanggang Baro Kab.Bireuen,Kode Pos 24251


[email protected]

TLP : 0644-21155


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 984123
Pengunjung : 357450
Hari ini : 248
Hits hari ini : 426
Member Online : 12
IP : 18.97.9.171
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

  • Rizal Fuadi (Guru)
    2015-02-12 06:19:58

    jreng jreng ...
  • Ainal Mardhiah (Guru)
    2015-01-10 22:16:27

    Januari..
  • Aulia Afzal (Alumni)
    2014-11-06 07:41:13

    Salam kenal :)
  • yusrizal (Alumni)
    2014-11-04 21:13:31

    Alumni KELAS XII IPS C tamatan tahun 2014

SMA Negeri 1 Bireuen Peringati Hari Pahlawan 10 November 2025 Dengan Khidmat




Bireuen, Senin,  10 November 2025 — SMA Negeri 1 Bireuen melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 dengan penuh khidmat di lapangan sekolah pada Senin pagi. Kegiatan ini mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan” yang mencerminkan semangat untuk meneladani perjuangan para pahlawan bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

Upacara diikuti oleh seluruh dewan guru, staf tata usaha, serta siswa-siswi kelas XI dan kelas X dengan tertib dan penuh semangat nasionalisme. Bertindak sebagai pembina upacara, Ibu Nurul Husna, S.Pi, guru Bimbingan dan Konseling (BP/BK), yang dalam amanatnya membacakan pesan dan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia dalam rangka peringatan Hari Pahlawan tahun 2025.

Dalam amanat tersebut, disampaikan bahwa semangat Para Pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan.

 Karenanya, ada tiga hal yang dapat kita teladani dari para pahlawan bangsa:

 PERTAMA, KESABARAN PARA PAHLAWAN.

 Mereka sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi,

 sabar menunggu momentum, dan sabar membangun kebersamaan di tengah segala keterbatasan. Mereka tetap bersabar meski menghadapi perbedaan pandangan dan jalan perjuangan.

Dari kesabaran itulah lahir kemenangan, karena mereka tahu bahwa kemerdekaan tidak diraih dengan tergesa-gesa, tetapi ditempa oleh waktu dan keikhlasan.

 

KEDUA, SEMANGAT UNTUK MENGUTAMAKAN KEPENTINGAN BANGSA DI ATAS SEGALANYA.

 Setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan, tidak mengincar apa yang ditinggalkan penjajah. Mereka justru kembali ke rakyat, mengajar, membangun, menanam, dan melanjutkan pengabdian.

Di situlah letak kehormatan sejati: bukan pada posisi yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan.

 KETIGA, PANDANGAN JAUH KE DEPAN.

Para pahlawan berjuang untuk generasi yang akan datang,

untuk kemakmuran bangsa yang mereka cintai. Dan menjadikan perjuangan ini sebagai bagian dari ibadah, darah dan air mata mereka adalah doa yang tak pernah padam. Menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan.

 Ini adalah modal besar bagi generasi kita saat ini. Semangat perjuangan yang pantang menyerah, adalah kekuatan bagi kita dan generasi mendatang untuk meneruskan cita-cita para pahlawan yang selama ini telah ditunaikan.

 Yang menjadi petugas pelaksana upacara bendera peringatan Hari Pahlawan adalah anggota Purna Paskibara Sekolah (PPS) di bawah binaan Oktavia Sigalingging, S.Pd., M.S.M., yang sukses melaksanakan tugasnya dengan baik dan penuh tanggung jawab. Seluruh rangkaian upacara berlangsung tertib, khidmat, dan penuh makna, ditandai dengan pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, UUD 1945, dan pesan-pesan perjuangan.

Kepala SMA Negeri 1 Bireuen, Zulfikri, S.Ag., M.M., menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. “Momentum Hari Pahlawan ini menjadi pengingat bagi kita semua, khususnya generasi muda, agar tidak melupakan sejarah dan selalu meneladani semangat perjuangan para pahlawan,” ujarnya.

Upacara ditutup dengan doa bersama untuk para pahlawan yang telah gugur, sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur atas jasa mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

 



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas